Rabu, 24 September 2014

Review Diary Princesa



"Menurutmu kenapa Aksel menyukaiku?" aku melemparkan pertanyaan cheesy kepada Sisil. Sisil tertawa. "Kamu ingin mendengarkan pujian terus ya hari ini? Tentu saja karena Princesa itu cantik, pintar, dan baik hati."

Aku tertawa mendengar jawabannya. Seandainya saja Sisil tahu, aku mengharapkan jawaban lain kenapa Aksel menyukaiku. Jawaban yang tidak standar. Seperti jawaban milik Nathan.

Princesa atau akrab dipanggil Cesa adalah cewek yang penuh percaya diri. Dia tahu kalau dia itu cantik, pintar, populer, dan banyak yang naksir. Cesa bisa saja memilih cowok mana pun untuk dijadikan pacar, enggak bakal ada yang nolak deh! Kecuali cowok yang satu itu. Cowok yang menjadi sahabat kakaknya, Jinan. cowok yang Cesa tahu menyimpan rasa hanya untuk kakaknya.

Judul               : Diary Princesa
Pengarang      : Swistien Kustantyana
Penyunting     : Laras Sukmaningtyas
Perancang Sampul : Neelam Naden & Adly Akbar
Penerbit           : Ice Cube (KPG)
Ukuran           : 13 x 19 cm
Tebal               : 260 halaman
ISBN                : 978-979-91-0679-7
            Princesa atau biasa di panggil Cesa adalah cewek yang percaya diri. Ia memang cantik,pintar,populer dan banyak yang menyukainya. Berbeda dengan Jinan sang kakak yang usianya hanya terpaut 2 tahun dengan Cesa. Jinan tipe cewek yang kutu buku, suka menghabiskan waktunya untuk membaca buku lalu menceritakannya kembali ke Cesa meski Jinan tahu Cesa sama sekali tak tertarik dengan apa yang ia ceritakan. Jinan berpenampilan tomboy, berambut pendek, berkulit cokelat dan hampir tak punya teman kecuali Nathan yang selalu setia di sampingnya.
Jinan aneh, ia Drama Queen, labil, dan emosinya seperti roller coaster. Jinan terlalu jujur, ceplas-ceplos saat bicara jika ia tak suka ia akan mengatakan tak suka. Jinan juga sering kali terobsesi dengan buku-buku yang ia baca dan drama-drama yang ia tonton. Cesa sampai tak habis pikir mempunyai kakak seaneh Jinan, meskipun begitu Cesa sangat menyayanginya.
            Kehidupan Cesa yang dari luar tampak “ sempurna” tetapi sebaliknya. Keluarga mereka memang berkecukupan tetapi itu tak menjamin kebahagiaan. Papap hampir tak pernah di rumah, Mamam juga sibuk mengurus toko kuenya. Cesa yang bisa saja memilih cowok mana pununtuk di jadikan pacar misalnya Vendetta atau Aksel namun hatinya memilih Nathan ( sahabat Jinan) yang menyukai Jinan.
            Diary Princesa terinspirasi dari film “ The Silver Linings Playbook”. Aku suka ketika membaca sebuah novel penulis menyebutkan sebuah judul buku atau film yang dapat menambah pengetahuanku. Misalnya ketika Jinan menonton Gossip Girl, dia kemudian meminta Mamam untuk membuat rolling door antara kamarnya dan Cesa. Ketika Jinan novel All- American Girl dan ia kemudian mencelupkan semua bajunya ke dalam cairan berwarna hitam. 
            Novel Teenlit yang cukup menarik karena selain membahas tentang percintaan tetapi juga membahas faktor keluarga. Aku sempat terkejut saat membaca part jika Papap dan Mamam menikah karena sudah ada Jinan di kandungan Mamam. Papap yang kepergok makan bersama seorang wanita. Mamam yang pada akhirnya meminta cerai ke Papap. Dan setelah membaca novel ini ( hasil giveaway dari twitter ) aku baru tahu jika seseorang yang mengidap “Bipolar Disorder” mempunyai tingkat emosi yang berbeda dengan orang-orang biasa.
            Kekurangan novel ini, awalnya agak kebingungan karena alurnya tapi over all cukup menarik.
Kelebihannya adalah menggunakan perumpamaan yang mudah di mengerti, ada beberapa quote-quote yang di sebutkan dan saya suka gaya penulisannya tidak terkesan too much.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar